Untuk Siswa

Tampilkan postingan dengan label Info Untuk Siswa dan Guru. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info Untuk Siswa dan Guru. Tampilkan semua postingan

Minggu, 15 April 2012

Anak-anakku, Selamat Menempuh UN

Senin, 16 April 2012 adalah permulaan hari yang menentukan masa depan kalian. Hari itu kalian akan menempuh Ujian Nasional sampai tanggal 19 April 2012. Untuk itu, persiapkan diri kalian dengan baik dengan persiapan berikut.
1) Berdoalah kepada Allah SWT agar saat mengerjakan kalian diberi kemudahan dan penerangan. 2) Persiapkan mental kalian. Jangan menyerah sebelum bertarung. Percayalah kepada kemampuan kalian sendiri. 3) Belajarlah dengan tekun, tapi tidak perlu begadang semalam suntuk. 4) Tidurlah lebih awal dari biasanya agar keesokan harinya kalian mempunyai energi lebih besar. 5) Bangunlah lebih pagi dari biasanya. Syukur-syukur kalian mau bangun malam melakukan salat tahajud. 6) Setelah salat subuh atau ketika menunggu waktu subuh, baca kembali secara sekilas pelajaran yang hendak diujikan. 7) Persiapkan segala sesuatunya, seperti kartu ujian, pensil, penghapus, dan rautan pensil. Oh ya, kalau ada bawa pensil lebih dari satu. 8) Berangkatlah ke sekolah dengan penuh keyakinan pada kemampuan diri kalian. Besemangatlah. 9) Jika mendapatkan informasi bocoran jawaban, jangan percaya 100%.  10) Saat menerima soal, jangan panik dan tegang. Santai saja. Jika tegang dan panik, apa yang kalian pelajari justru akan terlupakan. 11) Baca soal secara saksama. Perhatikan kode soal n jangan lupa ditulis di lembar jawabannya beserta biodata lainnya. 12) Teliti kembali jawaban kalian jika waktu masih mencukupi. 13) SELAMAT BERJUANG ANAK-ANAKKU. IBU SELALU BERDOA UNTUK KEBERHASILAN KALIAN.
Oh ya, yang menginginkan soal-soal Tryout Fisika tahun 2012 dari MGMP, kalian dapat mengunduhnya di:
http://www.4shared.com/file/8ImtQVsM/SOAL_FISIKA_BEDAH_SKL_2012.html

Senin, 05 Maret 2012

Cara Belajar Untuk Siswa Auditori


Ini janji saya di postingan sebelumnya tentang gaya belajar. Setelah kalian mengenal gaya belajar yang paling sesuai menurut kalian, sekarang saatnya beraksi, yakni belajar sesuai dengan gaya belajar kalian. Tujuannya tentu agar kalian mampu belajar dan memahami apa yang kalian pelajari dengan baik, dan tentunya mampu bertahan lama di otak kalian. Cara belajar yang tepat tentu berbeda antara satu siswa dengan siswa lain. Namun, berdasarkan gaya belajar yang telah kalian kenali, ada cara belajar yang paling sesuai. Tentu saja, ini bukan harga mati. Kamu dapat menemukan sendiri cara belajar yang paling tepat. Berikut ini saya hanya memberikan beberapa contoh saja. OK… BACA BAIK-BAIK YA…. Oh, ya… Tulisan ini terpaksa saya pisahkan satu per satu. Biar postingan di blog ini makin banyak hehehehe…..
Kali ini, saya akan menjelaskan bagaimana cara belajar siswa AUDITORI
Siswa auditori (siswa yang gaya belajarnya auditori) akan mudah menangkap pelajaran dengan MENDENGAR. Untuk kalian yang auditori, kalian dapat belajar dengan beberapa cara, misalnya sebagai berikut.
Pertama, dengarkan penjelasan gurumu dengan saksama. Siswa auditori lebih mudah mengingat apa yang didengar daripada apa yang dilihat. Namun, kelemahan siswa auditori yang mudah terganggu oleh suara gaduh, membuat hal ini sulit dilakukan jika suasana kelas tidak tenang. Untuk itu, mintalah kepada guru untuk membuat suasana kelas yang tenang, terutama ketika membahas konsep-konsep penting.
Kedua, manfaatkan HP-mu atau MP3 player yang kalian miliki. Bukankah di HP kalian ada fitur untuk merekam suara? Nah, gunakan HP-mu untuk membuat rekaman dari konsep-konsep penting untuk mata pelajaran yang kamu anggap susah dimengerti. Nah, setelah itu, buka dan dengarkan rekaman itu pada saat-saat belajar. Tapi ingat…. JANGAN DISTEL SAAT SEDANG ULANGAN ATAU TES ya…. Awas, ntar disita pengawas tuh HP…
Ketiga, belajarlah sambil menyetel musik. Tentu saja musik yang pelan dan tidak terlalu keras. Tentukan jenis musik yang paling sesuai untuk belajar mata pelajaran tertentu. Misalnya, mendengarkan musik atau suara mobil saat mempelajari materi Gerak Lurus. Dengan mendengarkan musik sambil belajar, otak kalian akan membuat asosiasi atau “jembatan” antara irama musik dengan materi yang kalian pelajari. Lebih dahsyat lagi jika kalian mampu melagukan konsep-konsep yang sulit, sehingga kalian akan menghafalnya di luar kepala.
Keempat, berdiskusilah bersama kelompokmu dan bertanyalah kepada gurumu. Meskipun siswa auditori agak sulit bicara, namun dengan mengikuti diskusi maka makin banyak pengetahuan yang dapat kalian serap dari pemahaman teman-teman kalian. Oleh karena itu, jangan segan untuk melakukan tanya jawab, baik dengan teman atau dengan guru kalian. Saat kalian mengajukan pertanyaan kepada guru, kemudian dijawab guru dengan mantap, maka kalian yang gaya belajarnya auditori akan mampu merekam jawaban dari guru dalam waktu yang cukup lama.
Pernahkah kalian menerapkan cara belajar seperti penjelasan di atas? Kalau belum, cobalah praktikkan cara belajar tersebut. Selain keempat cara tersebut tentu saja masih banyak cara lain yang dapat kamu lakukan. Dan, kalian sendirilah yang dapat menentukan mana yang paling tepat untuk dilakukan.
Oke…. Sementara itu saja dulu yang bisa saya sampaikan. Untuk siswa dengan gaya belajar visual dan kinestetik akan saya sampaikan pada postingan berikutnya.
SELAMAT BELAJAR….
  

Jumat, 02 Maret 2012

Untuk Siswaku: Yuk, Mengenali Gaya Belajarmu


Bisakah kalian mengenali cara belajar yang paling tepat yang selama ini kalian lakukan? Dalam arti belajar yang benar benar belajar dan memahami apa yang dipelajari. Mungkin, kalian setiap hari belajar (tapi kayaknya sih gak setiap hari. Paling-paling kalau mau ulangan. Iya, kan? Saya tahu kok… hehehe…). Saat belajar kalian paling sekadar membaca dan menghafal. Tapi, bisakah kalian memahami apa yang kamu pelajari? Bisakah kamu menghafalkan apa yang ingin kalian hafalkan? Jika kamu menghafal, paling-paling hafalanmu bertahan beberapa jam. Itupun paling hanya 60%. Satu hari kemudian, yang kalian hafal paling tinggal 30%, dan semakin hari semakin hilang….
Lalu, bagaimana cara belajar yang efektif agar kalian dapat memahami apa yang kalian pelajari? Syarat utama adalah kalian harus mengenali gaya belajar kalian sendiri. Gaya belajar? Apa itu? Gaya belajar dapat diartikan sebagai sikap, tingkah laku, kebiasaan, gerak-gerik dalam memahami dan menghayati ilmu pengetahuan. Ah… ribet amat… Udah gak usah dihafalkan, gak bakalan keluar di ulangan fisika kok…. Intinya, gaya belajar berarti cara kamu belajar agar cepat memahami pelajaran. Nah, jika kalian belajar sesuai dengan gaya belajar kalian, tentunya kalian akan lebih mudah dalam mempelajari materi pelajaran. Ngono lho…. Makanya, kalian perlu mengenali gaya belajar kalian.
Setiap orang mempunyai gaya belajar yang berbeda. Ada yang suka belajar dengan mendengarkan musik atau hanya dengan mendengarkan guru bicara, ia sudah mampu menangkap inti pelajaran. Ada juga siswa yang perlu suasana yang sunyi senyap agar dapat belajar dengan baik. Ada siswa yang hanya dengan melihat sudah bisa memahami pelajaran. Ada juga siswa yang baru memahami pelajaran setelah melakukan (percobaan, eksperimen, pengamatan, dan lain-lain).
Secara umum, gaya belajar ada tiga macam, yaitu auditori, visual, dan kinestetik.
Orang dengan gaya auditori mampu belajar dengan baik melalui indra pendengaran. Kata kuncinya, MENDENGARKAN. Ciri-ciri orang dengan gaya belajar ini di antaranya: 1) konsentrasinya mudah terganggu jika ada keributan; 2) menggerakkan bibir atau mengucapkan kata ketika membaca; 3) senang membaca keras dan senang mendengarkan; 4) merasa susah menulis, tetapi pintar bicara; 5) menyukai musik dan seni; 6) belajar dengan mengingat dan mendengarkan; 7) kurang menyukai komik, tapi lebih suka bicara lisan.
Orang dengan gaya visual mampu belajar dengan baik melalui indra penglihatan. Kata kuncinya adalah MELIHAT. Ciri-ciri orang dengan gaya belajar visual antara lain: 1) orangnya rapi dan teratur; 2) berbicara dengan cepat; 3) konsentrasinya tidak mudah terganggu oleh keributan; 4) mampu membaca cepat dan tekun; 5) lebih mudah mengingat apa yang dilihat daripada yang didengarkan; 5) teliti terhadap hal-hal yang detail.
Sementara orang dengan gaya belajar kinestetik, akan dapat memahami sesuatu dengan sentuhan fisik atau dengan MELAKUKAN. Ciri-ciri orang dengan gaya belajar kinestetik: 1) lebih berorientasi pada fisik dan banyak bergerak; 2) belajar dengan baik melalui eksperimen atau praktik; 3) menggunakan jari sebagai penunjuk saat membaca; 4) banyak menggunakan isyarat tubuh; 5) tidak dapat duduk diam dalam waktu lama, dan sebagainya.
Oh, ya, orang dengan gaya belajar auditori belum tentu tidak mempunyai sifat orang visual atau kinestetik. Begitu pula sebaliknya. Namun, pasti ada gaya belajar yang lebih menonjol daripada gaya belajar yang lain. Nah, dari ciri-ciri tersebut, manakah yang paling sesuai dengan gaya belajarmu? Setelah mengenal gaya belajar yang paling sesuai dengan kalian, langkah selanjutnya adalah belajar yang sesuai dengan gaya belajar kalian. Agar efektif, orang dengan gaya belajar auditori tentu harus belajar dengan cara yang berbeda dengan orang dengan gaya belajar visual atau kinestetik.
Nah, setelah mengetahui gaya belajarmu, selanjutnya adalah belajar dengan cara yang sesuai dengan gaya belajarmu. Bagaimana caranya? Tunggu kelanjutannya pada postingan berikutnya. OK???
SELAMAT BELAJAR

Rabu, 22 Februari 2012

Sayembara Buku Pengayaan Tahun 2012

Kabar gembira buat para siswa, pendidik, atau tenaga pendidikan. Jangan Lewatkan...
Tahun ini, Pusat Kurikulum dan Perbukuan kembali mengadakan Sayembara Penulisan Buku Pengayaan tahun 2012. Kali ini, bukan hanya pendidik (baca: guru) yang berhak ikut sayembara ini. Para siswa dan masyarakat umum juga dapat berpartisipasi dalam sayembara berhadiah 1 Milyar rupiah ini. 
Hadiah sebesar itu diperuntukkan untuk 57 pemenang dalam 19 kategori, yang meliputi Pengayaan Pengetahuan (bidang IPA dan Bidang IPS & Humaniora) tingkat SD-SMA, Pengayaan Keterampilan tingkat SD-SMA, Pengayaan Kepribadian (Kumpulan Pantun, Kumpulan Puisi, Kumpulan Cerita Pendek, Novel, Drama, dan Biografi) tingkat SD-SMA. 
Oh, iya... saya juga pernah ikut sayembara ini tahun 2009, tapi saya belum beruntung. Namun, ternyata pihak Pusbuk (Sekarang Puskurbuk: Pusat Kurikulum dan Perbukuan) memberikan dana sosial, yang jumlahnya cukup lumayan, meskipun harus menunggu 2 tahun untuk mendapatkannya hehehehe.....
Untuk lebih jelasnya, lihat aja di posternya ya.
Download Poster DI SINI
Ok... Ayo kita ramaikan. Semoga kali ini kita beruntung dan dapat memenangkan sayembara ini. 
Selamat Menulis....